Sabtu, 29 September 2018

BAHAYA LISTRIK BAGI MANUSIA

Mengenal Bahaya Listrik Bagi Manusia -- Pada satu sisi, dalam menjalankan aktivitas sehari-hari kita sangat membutuhkan daya listrik. Namun pada sisi lain, listrik sangat membahayakan keselamatan kita kalau tidak dikelola dengan baik. Sebagian besar orang pernah mengalami/merasakan sengatan listrik, dari yang hanya merasa terkejut saja sampai dengan yang merasa sangat menderita. Oleh karena itu, untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan, kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya listrik dan jalan yang terbaik adalah melalui peningkatan pemahaman terhadap sifat dasar kelistrikan yang kita gunakan.


Bahaya listrik dibedakan menjadi dua, yaitu bahaya primer dan bahaya sekunder.
Bahaya primer adalah bahaya-bahaya yang disebabkan oleh listrik secara langsung, seperti bahaya sengatan listrik dan bahaya kebakaran atau ledakan.
Sedangkan bahaya sekunder adalah bahaya-bahaya yang diakibatkan listrik secara tidak langsung. Namun bukan berarti bahwa akibat yang ditimbulkannya lebih ringan dari yang primer. Contoh bahaya sekunder antara lain adalah tubuh/bagian tubuh terbakar baik langsung maupun tidak langsung, jatuh dari suatu ketinggian, dan lain-lain.












Dampak sengatan listrik bagi manusia antara lain adalah:
  • Gagal kerja jantung ( Ventricular Fibrillation), yaitu berhentinya denyut jantung atau denyutan yang sangat lemah sehingga tidak mampu mensirkulasikan darah dengan baik. Untuk mengembalikannya perlu bantuan dari luar.
  • Gangguan pernafasan akibat kontraksi hebat (suffocation ) yang dialami oleh paru-paru.
  • Kerusakan sel tubuh akibat energi listrik yang mengalir di dalam tubuh,
  • Terbakar akibat efek panas dari listrik.
Tiga Faktor Penentu Tingkat Bahaya Listrik.
Ada tiga faktor yang menentukan tingkat bahaya listrik bagi manusia, yaitu 
  1. Tegangan (V)    =>  Tegangan (V) dalam satuan volt (V) merupakan tegangan sistem jaringan listrik atau sistem tegangan pada peralatan
  2. Arus (I)             =>  Arus (I) dalam satuan ampere (A) atau mili- ampere (mA) adalah arus yang mengalir dalam rangkaian.
  3. Tahanan (R)    => Tahanan (R) dalam satuan ohm, kilo ohm atau mega ohm adalah nilai tahanan atau resistansi total saluran yang tersambung pada sumber tegangan listrik.










32 komentar:

  1. Mau nanya dong mas andri , kata orang klo ga mau kestrum jangan lupa pakai sandal , mitos atau fakta ya mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, benar sekali jika sedang bekerja dikeadaan bertegangan listrik sebaiknya memakai sepatu/alas kaki yang terbuat dari bahan isolator (bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik).
      Tujuannya adalah agar tidak terjadi hubungan antara sumber tegangan dengan tanah,sehingga manusia tidak tersetrum. Tetapi harus diingat ya, hal-hal pekerjaan dalam keadaan bertegangan listrik sebaiknya dilakukan oleh yang sudah profesional. Terimakasih

      Hapus
  2. Mau tanya dong mas andri kalau kesetrum bisa bikin orang meninggal yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mas Abdurrahim Rasyid, benar sekali dapat membuat oranglain terluka bahkan sampai meninggal dunia.

      Hapus
  3. Mas andri klo di gedung kadang megang gagang besi, suka nyetrum dikit. Karena apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Laity,
      Ada 2 alasan mengapa kejadian itu terjadi :
      1. ketika menyentuh sebuah gagang besi (yang bermuatan postif), maka elektron dari tubuh akan segera melompat ke
      gagang besi tersebut, dengan demikian kita bisa merasakan perpindahan ini dalam bentuk kesetrum. Atau secara litrik statis.

      2. Jika grounding/pentahan listrik di gedung tidak baik. Karena fungsi grounding adalah untuk melindungi peralatan listrik dari resiko kegagalan isolasinya.
      contohnya seperti pada kulkas di rumah, kadang-kadang sering nyetrum karena kemungkinan grounding di rumah jelek.

      Terimakasih :)

      Hapus
    2. Jika seseorang kesetrum, bagaimana menolongnya?

      Hapus
    3. Hallo mas sugeng,

      Pastikan bahwa yang kesetrum sudah tidak dalam posisi memegang instalasi listik (peralatan listrik ) yang bertegangan. Atau jika masih berada di daerah bertegangan listrik maka matikan terlebih dahulu aliran listriknya melalui MCB.

      Setelah demikian tidak apa-apa untuk memegang langsung dan berilah pertolongan dengan memanggil tim medis dan upayakan dilakukan dengan segera, agar dapat tertolong.

      Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya :)

      Hapus
  4. Mas Andri, mau tanya dong. Ada nggak sih batas toleransi manusia kalo kesetrum?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Chyntia Dwi Anggraini,

      Hanya dengan 10 miliampere, tubuh kita bisa terkejut secara menyakitkan. tetapi yang berbahaya arus di atas 100 miliampere, sudah dikategorikan mematikan. Namun hal tersebut tergantung durasi dan beberapa faktor lain.

      Terimakasih :)

      Hapus
  5. Katanya kalo kita pake sendal karet, gak akan tersengat listrik? Seberapa efekyif sih mas statement itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, benar sekali jika sedang bekerja dikeadaan bertegangan listrik sebaiknya memakai sepatu/alas kaki yang terbuat dari bahan isolator (bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik).
      Tujuannya adalah agar tidak terjadi hubungan antara sumber tegangan dengan tanah,sehingga manusia tidak tersetrum. Tetapi harus diingat ya, hal-hal pekerjaan dalam keadaan bertegangan listrik sebaiknya dilakukan oleh yang sudah profesional. Terimakasih

      Hapus
  6. Menyambung dari pertanyaan mba Laity, kira-kira tindak preventif nya apa ya? Karena saya lumayan sering mengalami kesetrum bila menyentuh gagang pintu di gedung misal, atau dinding lift. Thank you..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Amira,

      hindari memegang benda yang terbuat dari bahan konduktor (besi, seng dll) saat keadaan tangan basah dan juga pastikan selalu memakai alas kaki jika berpergian. Karena kemungkinan kesetrumnya semakin kecil.

      Terimakasih :)

      Hapus
  7. Menyambung dari pertanyaan mba Laity, kira-kira tindak preventif nya apa ya? Karena saya lumayan sering mengalami kesetrum bila menyentuh gagang pintu di gedung misal, atau dinding lift. Thank you..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Amira,

      hindari memegang benda yang terbuat dari bahan konduktor (besi, seng dll) saat keadaan tangan basah dan juga pastikan selalu memakai alas kaki jika berpergian. Karena kemungkinan kesetrumnya semakin kecil.

      Terimakasih :)

      Hapus
  8. Mas.. mau nanya dong.. cara menghindari gangguan listrik karna adanya petir gimana mas? Kalo ujan gede, terus petir.. suka mati lampu mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Sumiriyati,

      Petir hanya menyambar/ lebih suka menyambar ke bagian yang tinggi di suatu daerah. Jadi jika rumah tingkat sebaiknya pasang anti petir untuk menghindari kerusakan pada peralatan listrik rumah tangga. Tetapi jika untuk listrik pada/tidak maka itu tergantung kehandalan peralatan instalasi dari PT PLN, dan mereka juga memadamkan listrik karena mencegah terjadinya gangguan yang disebabkan oleh petir/hujan lebat.

      Terimakasih :)

      Hapus
  9. Mas andri, kl kita masuk mall.. Kenapa yaa aku kalau pegangan sama papahku nyetrum sedangkan sama mamahku engga apaapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Bella,

      Kemungkinan elektron yang berpindah lebih besar saat bersentuhan dengan ayah anda, atau mungkin karena anda sedang merasakan sentuhan seorang ayah. hehe.

      Terimakasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  10. Mau tanya jg kadang bersentuhan dengan kulit manusia suka ada efek kayak tersengat listrik jg knp bisa gitu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mas Rian Dana,

      ketika menyentuh kulit manusia (yang bermuatan postif), maka elektron dari tubuh akan segera melompat ke
      kulit manusia tersebut, dengan demikian kita bisa merasakan perpindahan ini dalam bentuk kesetrum. Atau secara litrik statis.

      Terimakasih :)

      Hapus
  11. Topiknya menarik sekali mas ... sepertinya pertanyaan sama dengan yang lain kenapaa kadang kita bersentuhan dengan orang lain suka merasakan setruman kecil ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba Nyi Mas Rizki Octavia,

      ketika menyentuh kulit manusia (yang bermuatan postif), maka elektron dari tubuh akan segera melompat ke
      kulit manusia tersebut, dengan demikian kita bisa merasakan perpindahan ini dalam bentuk kesetrum. Atau secara litrik statis.

      Terimakasih :)

      Hapus
  12. Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  13. mantap kali, cukup mantap infonya pak, konten blog dan feedbacknya sangat membantu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  14. informasi yang sangat berguna mass! mantaaab

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus