Kamis, 15 November 2018

Pertolongan Pertama Jika Terkena Sengatan Listrik (Kesetrum)


Apa yang anda bayangan jika ada yang tersengat listrik disekitar anda ? apakah anda panik ? atau anda berusaha untuk menolongnya ? Untuk menyikapi hal tersebut, pada kesempatan ini saya akan sedikit menjelaskan tentang pertolongan pertama jika tersengat listrik.

Apa yang menyebabkan kita tersengat listrik ?
            • Menyentuh peralatan listrik yang tidak terisolasi.
            • Sambaran petir.
            • Surja hubung pada dua penghantar yang saling berhubungan 





Risiko Pada Tubuh Jika Tersengat Listrik ?

Saat Anda tersengat listrik, tergantung tingkat keparahannya, hal-hal berikut mungkin terjadi dalam tubuh Anda:
  • Jantung: penurunan atau peningkatan tekanan darah, kerusakan otot jantung, gangguan irama jantung, infark koroner, nyeri dada, dan henti jantung yang bisa menyebabkan kematian.
  • Saraf: nyeri kepala, kelemahan, pembengkakan otak, gangguan status mental, insomnia, gelisah, kejang, koma, dan gangguan sumsum tulang.
  • Otot: kematian otot, sindrom kompartemen.
  • Tulang: dislokasi sendi dan patah tulang.
  • Kulit: luka bakar akibat sengatan listrik.
  • Pembuluh darah: pembentukan gumpalan darah dalam pembuluh, gangguan pembekuan darah, pecahnya pembuluh darah.
  • Paru-paru: penumpukan cairan di paru, trauma jalan nafas, cedera otot paru dan henti nafas.
  • Ginjal: gangguan elektrolit, gangguan pH tubuh, gagal ginjal akut.
  • Penglihatan : peradangan dan perdarahan di bola mata, luka bakar kornea, katarak.
  • Pendengaran: peradangan tulang mastoid, gendang telinga robek, pendengaran berdenging, hilangnya pendengaran.
  • Kehamilan: kematian pada janin, aborsi spontan.

Bagaimana cara menangani sengatan listrik (kesetrum)?

Berikut ini adalah yang harus Anda lakukan saat menghadapi situasi di mana seseorang tersengat listrik.
  • Matikan sumber arus listrik atau cabut kabel yang menyebabkan sengatan.
  • Jika arus listrik tidak bisa dihentikan, dorong korban dengan alat yang tidak menghantarkan listrik, misalnya sapu, kursi, atau tongkat kayu. 
  • Gunakan alas kaki atau berdirilah di atas bahan yang tidak menghantarkan listrik seperti matras karet atau tumpukan koran.
  • Hubungi klinik kesehatan terdekat.
  • Setelah pasien aman, cek pernapasan dan denyut jantung pasien. Jika ditemukan henti napas atau jantung, lakukan pertolongan pertama sesuai kemampuan.
  • Tetap bersama pasien sampai bantuan kesehatan tiba.

Yang tak boleh dilakukan untuk menangani sengatan listrik (kesetrum)?

Anda mungkin saja bermaksud baik dan ingin membantu, namun perhatikan juga hal-hal berikut ini supaya upaya pertolongan tidak  berakibat fatal bagi anda, lakukan hal berikut ini :
  • Hindari posisi terlalu dekat dengan korban jika tersengat oleh kabel listrik tegangan tinggi.
  • Jangan menarik atau mendorong korban dengan tangan kosong, handuk basah, atau bahan logam jika korban masih berkontak dengan arus listrik.
  • Jangan memindahkan korban setelah arus dimatikan, kecuali ada risiko kebakaran atau ledakan. Sengatan listrik dapat menimbulkan komplikasi berupa kerusakan saraf atau patah tulang, sehingga mengubah posisi korban dapat memperparah komplikasi yang ada.



40 komentar:

  1. Wah bagus informasinya jadi saya mengerti apabila ada yang mengalami kesetrum dan saya bisa menolongnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  2. Mas andri postnya bermanfaat nih 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  3. Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  4. Makasih gan infonya bermanfaat bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  5. Wah sungguh informatif untuk tindakan seandainya kita terkena kejadian kena listrik spt yg disebutkan diatas, terima kasih infonya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  6. Terima kasih infonya. Tapi, jangan lupa mampir ke blog aku ya.. https://i-dea-on.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  7. Sangat berguna ilmunya untuk orang awam, terima kasih infonya ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  8. wah jangan smpai saya kesetrum ya,, serem juga kyaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. Semoga kita semua selamat ya mba. Terimakasih.

      Hapus
  9. Terima kasih infonya mas andri 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  10. Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  11. terima kasih infonya pak Andri.. sangat bermanfaat sekali..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  12. Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  13. mas andri , ketahanan menahan setrum dengan arus yang tidak terlalu besar antara wanita dan laki2 beda ga sih ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mba comelita, semua tubuh manusia memiliki ketahanan yang sama. Jika terkena sengatan listrik maka akan mengalami gejala diatas atau bahkan kematian.

      Terimakasih

      Hapus
  14. Sangat bermanfaat sekali informasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  15. hooh kirainb orang klo kesengat listrik itu langsung meninggal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya risiko terberatnya kematian. Terimakasih.

      Hapus
  16. Mas andri kalo masalah kestrrum listrik apakah bisa lgsg meninggal atau ada after shock dulu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Jika terkena sengatan seberapa lama kita kesetrumnya. Karena faktor durasi menentukan keselamatan kita.

      Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  17. Nice info pak! Keep up the good work.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  18. informatif banget mas andri! mantaap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  19. wahh thanks infonya mas andri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus
  20. Balasan
    1. Hallo, Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

      Hapus